Friday, 21 September 2018

STANDAR PELAYANAN

PELAYANAN INSEMINASI BUATAN DAN PEMERIKSAAN KEBUNTINGAN

 

NO

KOMPONEN

URAIAN

1.

Dasar Hukum:

 

 

  •  Perwali Kota Probolinggo No. 102 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo
  • UU No. 41 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan
  • Peraturan menteri Pertanian Nomor 48/ Permentan /PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus percepatan Peningkatan Populasi sapi dan Kerbau Betina Bunting;
  • Keputusan Menteri Pertanian Nomor 656/ Kpts / OT.050/10/2016 tentang Kelompok Kerja Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dam Kerbau Bunting;
  • Keputusan Direktur Jenderal Peternakan dan  Hewan Nomor : 954/ kpts/ PK.040/2017 tanggal 30 Januari 2017, Tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Tahun Anggaran 2017;
  • Surat Edaran Menteri Pertanian No.185/PK.210/M/12/2016 kepada para Gubernur dan Bupati tentang Dukungan UPSUS SIWAB 2017.

 

2.

Persyaratan Pelayanan

Persyaratan Administratif
  • KTP Peternak
  • Kartu Akseptor IB
Persyaratan Teknis Inseminasi Buatan
  • Ternak betina dewasa tubuh
  • Ternak dalam keadaan sehat
  • Ternak dalam keadaan birahi
Persyaratan Teknis Pemeriksaan Kebuntingan
  • Ternak telah di Inseminasi 3 bulan atau lebih dan tidak menunjukkan gejalan birahi lagi       

 

3.

Prosedur

Pelanggan langsung ke petugas di Bidang P3HP, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo.
  • Pelanggan mengajukan permohonan atau petugas teknis di kecamatan masing-masing;
  • Pelanggan melaporkan data-data status ternaknya dengan cara :  datang ke kantor, telpon kantor/petugas;
  • Petugas bersama dokter hewan memeriksa ternak terlebih dahulu untuk dilakukan Identifikasi Status Reproduksi Akseptor (ISRA) untuk diterbitkan Surat Keterangan Status Reproduksi (SKSR).
  • Jika hasil ISRA dinyatakan sehat dan normal, maka ternak bisa diinseminasi buatan. Apabila ada gangguan reproduksi maka harus diobati dulu hingga sembuh baru di inseminasi.
  • Apabila sebelumnya ternak telah diterbitkan SKSR Normal, maka petugas mendatangi lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan hewan/ternak;
Pelanggan menghubungi kelompok tani/tokoh masyarakat
  • Pelanggan melaporkan data-data status ternak yang akan di inseminasi ke kelompok tani/tokoh masyarakat di daerah tersebut
  • Kelompok tani/tokoh masyarakat di daerah tersebut mengajukan permohonan ke Bidang P3HP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggoatau langsung ke petugas teknis di Kecamatan;
  • Petugas bersama dokter hewan memeriksa ternak terlebih dahulu untuk dilakukan Identifikasi Status Reproduksi Akseptor (ISRA) untuk diterbitkan Surat Keterangan Status Reproduksi (SKSR).
  • Jika hasil ISRA dinyatakan sehat dan normal, maka ternak bisa diinseminasi buatan. Apabila ada gangguan reproduksi maka harus diobati dulu hingga sembuh baru di inseminasi.
  • Apabila sebelumnya ternak telah diterbitkan SKSR Normal, maka petugas mendatangi lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan hewan/ternak;

4.

Jangka Waktu Penyelesaian

Respon antara 1-24 jam (sesuai tanda-tanda yang diberikan peternak). Akan tetapi bila ternak sudah menunjukkan semua tanda birahi maka petugas segera meluncur ke lokasi maksimal 1 jam

 

5.

Biaya/Tarif

Mulai tahun 2017, sesuai Peraturan menteri Pertanian Nomor 48/ Permentan /PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus percepatan Peningkatan Populasi sapi dan Kerbau Betina Bunting maka seluruh pelaksanaan Inseminasi Buatan dan Pemeriksaan Kebuntingan (PKb) tidak dikenakan biaya atau digratiskan.

Hal ini karena biaya-biaya meliputi peralatan, bahan dan operasional petugas telah dianggarkan melalui APBN.

 

6.

Produk

Produk pelayanan ini adalah :
  • Inseminasi Buatan Pada Sapi
  • Inseminasi Buatan Pada Kambing/Domba
  • Pemeriksaan kebuntingan

7.

Pengelolaan pengaduan

Pengaduan dapat disampaikan melalui :
  • Kotak saran dan pengaduan  yang terdapat pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo
  • Loket pengaduan / petugas layanan di Pos Inseminasi Buatan di Wonoasih dan Kedopok
  • Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Radio suara kota probolinggo

8.

Jumlah pelaksana

Jumlah Pelaksana Pelayanan terdiri dari :
  • Kepala Bidang P3HP`                                                  : 1 Orang
  • Kepala Seksi Produksi dan Penyebaran Bibit           : 1 Orang
  • Inseminator / Pemeriksa Kebuntingan                     : 5 Orang

 

9.

Jaminan pelayanan

Kepala Bidang P3HP menjamin bahwa pelaksanaan inseminasi buatan dilaksanakan oleh petugas yang telah memiliki SIMI (Surat Ijin Menginseminasi) dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan telah sesuai prosedur.

10.

Sarana, prasarana, dan/atau fasilitas

  • Bangunan Pos IB                               : 2 Unit
  • Kandang Jepit                                    : 2 Unit
  • Container Depo 3 XT                        : 4 Unit
  • ContainerOps. 10 XT                        : 8Unit
  • Container 1,5 XT                                : 3Unit
  • Container Ops 20 XT                        : 1Unit
  • Container Dep 35 XT                        : 1Unit
  • Plastik Sheet And Glove                  : 15 Box
  • Gun Inseminasi                                   : 7Unit
  • Termos IB                                            : 5 Unit
  • Kendaraan Ops. Roda 2                  : 5 Unit
  • Straw Cutter                                       : 4 Unit
  • Lemari Arsip                                       : 1 Unit
  • Estrus detector kambing                : 2 Unit
  • Estrus detector sapi                         : 2 Unit
  • Vagina spec kambing                       : 2 Unit
  • Vagina spec sapi                                : 2 Unit
  • USG                                                       : 1 Unit
  • Sepeda Motor                                   : 5 Unit
  • Komputer                                           : 1 Unit
  • Meubeler                                            : 1 Set

11.

Kompetensi pelaksana

Pendidikan    :               Minimal SMA / SNAKMA

Pelatihan       :     

  • Diklat Inseminator
  • Diklat Pemeriksaan Kebuntingan
  • Diklat Penanganan gangguan reproduksi

Keterampilan / Pengetahuan    :              

  • Mengetahui mendeteksi ternak birahi
  • Mampu melaksanakan inseminasi buatan dengan tepat
  • Mampu melakukan pemeriksaan kebuntingan
  • Mampu menangani kelahiran pada ternak

Pengalaman Kerja                       Minimal 2 tahun

 

12.

Pengawasan internal

  •  Pengawasan internal terhadap proses maupun produk pelayanan inseminasi buatan dipantau oleh Kepala Seksi Produksi dan Penyebaran Bibit Ternak dan Kepala Bidang P3HP secara rutin melalui pelaporan tiap bulan
  • Melakukan survailans pada pelaksanaan inseminasi buatan untuk memastikan seluruh proses dapat berjalan sesuai prosedur

13.

Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

Kepala Bidang P3HP menjamin keamanan dan keselamatan dari petugas pemberi layananan maupun ternak penerima layanan melalui standar operasional prosedur pelaksanaan inseminasi buatan yang telah ditetapkan.

 

14.

Evaluasi kinerja pelaksana

  • Evaluasi Kinerja Pelaksanan ditetapkan melalui target yang terukur dalam sasaran kinerja pegawai (SKP)
  • Pelaporan hasil pelaksanaan kegiatan pelaksanaan inseminasi buatan harus dilakukan setiap bulan
  • Untuk mengukur persepsi keberhasilan kegiatan dilaksanakan pengukuran melalui Survei Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan Inseminasi Buatan yang dilaksanakan setiap tahun
  • Kepala Bidang P3HP akan mengevaluasi kegiatan untuk menentukan tindak lanjut dan penetapan target kinerja selanjutnya.